Minggu, 30 Desember 2018

Wonderfull Demak

Demak
"Wujud akulturasi budaya kala itu"



"Masjid Agung Demak"

Merupakan masjid pertama yang didirikan Raden Patah sebagai pusat syiar Islam dan bertemunya para wali songo untuk menyusun strategi penyebaran ajaran Islam di tanah Jawa.

Nama Demak berasal dari kata "Dhimak" yang berarti rawa. Hal ini mengingat bahwa tanah Demak adalah tanah bekas rawa atau tanah berlumpur yang kemudian di keringkan dan di jadikan pemukiman. 

Raden Patah bersama para Wali Songo mendirikan masjid ini, dibuktikan dengan adanya Candra Sengkala memet yang berbunyi "Sarira Sunyi Kiblating Gusti" berwujud Bulus dan jika di terjemahkan berarti tahun 1401 Saka.

Selain itu bukti lain adalah adanya soko atau tiang yang berukuran besar dan tinggi sebagai pemopang atap masjid berjumlah 4 tiang. Masing-masing tiang soko guru tingginya sekitar 17 meter yang di sumbangkan oleh empat sunan/wali songo , diantaranya adalah Sunan Ampel, Sunan Gunung Jati,  Sunan Bonang dan Sunan Kalijogo. Dari keempat soko guru ini, yang paling sering menjadi pokok bahasan adalah soko guru milik Sunan Kalijogo karena memiliki keunikan dalam proses pembuatannya tersusun dari potongan-potongan kayu yang kemudian di rekatkan dengan lem damar, diikat menjadi satu dan akhirnya membentuk soko guru yang besar dan sama kuat seperti soko yang lain.

Beratus-ratus tahun lamanya masjid tua berdiri kokoh sebagai simbol akulturasi dan toleransi kebudayaan Hindu-Islam. 
Akulturasi budaya sangatlah nampak pada seni arsitektur bangunan masjid agung demak. 


segi arsitektur masjid ini memiliki cerminan akulturasi budaya, Mulai dari atap masjid berbentuk limas terdiri dari tiga lapis bak seperti pure tempat peribadatan masyarakat hindu (meru beratap 3 lambang tri aksara simbol tri purusa ( 3 Siwa)). umumnya dalam Islam menggambarkan Islam, Iman, dan Ihsan. 

Masjid Agung Demak memiliki dua bangunan utama, yaitu bagian inti atau induk dan serambi. Pada bagian inti terdapat ornamen-ornamen hias berupa kramik hingga maksura.

Kramik yang tertempel di bagian dinding berasal dari tamu-tamu cina, saudagar-saudagar cina memberikan hadiah kepada sultan demak kala itu. Selain kramik terdapat pula maksura. 

Maksura adalah tempat yang dipergunakan oleh sultan atau raja untuk menunaikan ibadah sholat, 
Di sebelah maksuro di bagian dinding pengimamam masjid, terdapat simbol bintang yang menyerupai simbol Kerajaan Majapahit, Simbol itu dinamakan Suryo Majapahit. Dengan adanya simbol tersebut di bagian utama masjid Demak, menandakan bahwa Kasultanan Demak merupakan kelanjutan kerajaan Majapahit yang bercorak Islam. 

Gambar 3

Pada bagian depan bangunan induk terdpat serambi masjid, bangunan induk dengan serambi masjid dipisahkan oleh tiga puntu ukir.
Satu diantaranya memiliki cerita unik karena ukiran kepala naga dan selur-selur tumbuhan (asli disimpan di Museum). Konon pintu itu adalah pintu buatan Ki Ageng Selo yang dinamai pintu bledek (Petir). Konon, Ki Ageng Selo memiliki kesaktian bisa menangkap petir. Pintu kayu jati buatannya ini pun diyakini dapat berfungsi sebagai penangkal petir.

Gambar 4

Banyak orang menyebutnya serambi Masjid Agung Demak dengan sebutan Serambi Majapahit. Dinamakan demikian karena pada bagian serambi masjid terdapat delapan saka guru yang menyangga atap bangunan tersebut.
Delapan soko guru dihiasi oleh ukiran-ukiran khas Majapahit sehingga banyak masyarakat menyebut serambi Majapahit. Konon delapan soko guru tersebut berasal dari tiang penyangga pendopo di Kerajaan Majapahit kala itu. Karena adanya konflik antara Majapahit dan Demak yang mengakibatkan Majapahit runtuh, banyak benda-benda peninggalan Majapahit di bawa ke Demak,  salah satunya soko guru ini.

Gambar 5
Di bagian sisi belakang masjid Agung Demak terdapat deretan makam para tokoh pendirian Kasultanan Demak, Tiga makam utama yang ada di Makam Kasepuhan adalah Makam Raden Patah (Raden Abdul Fattah Al-Akbar Sayyidin Panotogomo, Sultan Demak I), Raden Patiunus (Pangeran Sabrang Lor, Raja Demak II), dan Dewi Murthosimah permaisuri Raden Patah.
Dan satu di sisi sebelah selatan pintu masuk adalah makam Pangeran Benowo raja terahir Kasultanan Demak Bintaro.




Yuk belajar sejarah yang asik, menarik dan interaktif tanpa membuat bosan dengan cara berkunjung ke situsnya langsung...

Monggo kita rawat dan lestarikan warisan budaya kita.

Salam cagar budaya "Kunjungi, Lindungi, Lestarikan"


#demak #demakkotawali
#pesonademak #wonderfuldemak #demakhits #demakpiknik #belajarsejarah #GenpiJateng #yokdolanasik #2018

Rabu, 05 Desember 2018

Cintaku berlabuh di Candi Prambanan

"Keelokan Candi Prambanan"
By: ArioArdhi

Pagi di Candi Prambanan

Hay . . . Kawan bagaimana kabar kalian, sehatkan. 
Oh ya bentar lagi weekend nih, agenda kalian kemana mengisi waktu liburan ini???

Adakah yang pernah ke Jogja? Jika pernah ke Jogja, coba kalian sebutkan wisata apa saja yang ada di Jogja dan yang pernah kalian kunjungi?

Ups.... Pasti kalian menyebut candi megah nan eksotis yaitu Candi Prambanan dan Candi Borobudur kan??? 
Hayo... Ngaku deh... Hehe.... !!!

Oh ya kali ini saya akan bahas pengalaman saya berkunjung ke Candi Prambanan.... Simak ya... Siapa tau bisa jadi refrensi wisata Haristage di Yogyakarta.

Mengenal Candi Prambanan
Candi Prambanan tergolong candi unik karena kompleks Candi ini dimiliki oleh dua daerah yaitu bangunan kompleks candi utama berada di desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, D.I. Yogyakarta dan loket pintu masuk area Candi Prambanan berada di desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tenggah.
Candi ini merupakan Candi Hindu terbesar dan tercantik di Indonesia, bahkan se-Asia Tenggara. Candi megah nan agung yang berbahan dasar batu andesit tersebut dibangun sekitar abad ke-9.
Candi Prambanan merupakan candi agung yang dipersembahkan untuk dewa Siva (Siwa), sehingga ketika kita mengunjungi tempat ini kita lihat terdapat satu candi yang berukuran jauh lebih besar dan lebih megah.
Didalam kompleks Candi Prambanan kita mampu menjumpai banyak sekali pondasi candi kecil dan beberapa candi yang mampu di rekonstruksi ulang.
Terdapat 224 buah candi kecil atau candi perwara yang mengitari bangunan candi utama. Selain candi perwara terdapat bangunan candi terbesar yang bernama candi Siva(siwa). Di Candi Siwa terdapat empat arca yang mengisi ruang-ruang, salah satu arca yang terkenal adalah arca Durga. Durga merupakan istri dewa siwa.
Selain candi Induk terdapat candi Wahana (Kendaraan), Candi Apit dan Candi Kelir, keseluruhannya terdapat di satu kompleks prambanan.

Relief
Pernah kan masuk ke candi Induk, hayo coba kalian ceritakan apa saja yang mampu kalian diskripsikan dari hasil pengamatan kalian ketika mengunjungi candi ini.

Hehe ..... Ada banyak sekali cerita unik di tiap dinding candi ini. Salah satunya yang paling terkenal adalah cerita Ramayana. . .
Hayo sebelum saya lanjut ceritanya, apakah kalian sudah tau bagaimana cerita dari kisah Rama dan Shinta dalam kisah Ramayana???

Emmmm.... Ekspetasi kalian pasti bak sebuah filem disney yang endingnya happy ending???
Em... Bukan sih .. Malahan cerita dari kisah ramayana cukup menyayat hati, ibaratnya tuh habis di perjuangin trus di korbanin. Sakit baget bukan. Hehe
"Ups malah curhat aku"

Oh iya gini nih ceritanya:
One upon time. . . Haha serius ya...
Suatu hari di kerajaan langit 

PERUBAHAN SOSIAL DAN LEMBAGA SOSIAL

                                                  Interaksi Sosial   Pengertian Interaksi sosial adalah   hubungan timbal balik antara...